pandiran

Sekedar Berbagi Informasi

akhirnya ngeblog lagi

Setelah sebulan ini disibukkan dengan berbagai kegiatan (maksudnya; kegiatan pribadi maklum baru aja nikah), tidak terasa usia pernikahan saya 2 bulan 12 hari.  Mulai dari mencari rumah kontrakan, barang2 rumah tangga, mencari pekerjaan buat istri, sampai dengan adaptasi saya di kantor baru, maklum baru bergabung sejak bulan Mei 2008.  Banyak hal2 seru yang saya temui sejak berumah tangga, dan juga banyak hal2 baru yang harus saya sesuaikan jika berumah tangga, seperti; tidak bisa seenaknya ngenet, waktu mesti diatur agar kita tidak kelelahan, tidur tidak bisa larut malam, karena pagi2 mesti ngantar istri ngajar, akhirnya masuk kantor jadi paling pagi deh, sama dengan office boy, tetapi saya menikmati itu semua. Continue reading

Advertisements

August 12, 2008 Posted by | cinta | | 3 Comments

my wedding

Continue reading

July 15, 2008 Posted by | cinta | | 4 Comments

Cinta itu seperti seseorang yang menunggu bis…..

cinta2Sebuah bis datang, dan kamu bilang, “Wah…terlalu sumpek dan panas, nggak bisa duduk nyaman nih! Aku tunggu bis berikutnya saja”

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, “Aduh bisnya kurang asik nih dan kok gak cakep begini… nggak mau ah..”

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang, “Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan”. Maka kamu membiarkan bis keempat pergi.. Continue reading

April 1, 2008 Posted by | cinta | | 1 Comment

inikah yang namanya cinta…

cintaInikah rasanya bila ku sedang jatuh cinta, Setiap hela napas bahagia, Mengenal hatimu hadirkan indahnya dunia, Kaubawa irama cinta dijiwa.

Semua yang kumau hanyalah dirimu satu, Kaulah jawaban semua do’a, Semua yang kurasa rindu dalam asa, Didekap cinta hatiku untukmu.

Haruskah diriku bertanya pada bintang-bintang, Pantaskahku mengharap cintanya, Semua yang kumau hanyalah dirimu satu, Kaulah pelita didalam jiwa.

Semua yang kurasa rindu dalam asa, Didekap cinta hatiku untukmu, Hanyalah untukmu

Syair di atas adalah penggalan lagu Ten 2 Five yang berjudul Hanya Untukmu. Begini ceritanya; tiga hari yang lalu saya bertemu dengan seseorang, seorang gadis pastinya, dimulai dengan beremail ria, trus dilanjutkan dengan chat via Yahoo Messenger, obrolan kami mengalir begitu saja, serasa nyambung dan ingin berlama-lama didepan laptop sony vaioku ini. Mungkin karena gadis ini punya wawasan luas, selalu terbuka, tidak punya perasaan curiga dan selalu blak-blakan jika berbicara, serta yang tidak kalah menarik adalah dia seorang perfectionist.

Obrolan kami berlanjut dari chat ke tukaran no HP, sms dan menelpon berlama-lama kebetulan ada salah satu operator selular yang memberikan pulsa murah menelpon kemana pun. Ada perasaan nyaman dan tenang jika berbicara, ada hal yang membuat hati saya tenteram. Sudah lama saya tidak merasakan hal ini, apakah dia “soulmate” saya?.. tunggu kelanjutannya..

March 24, 2008 Posted by | cinta | 7 Comments

Menikah…

Kapan mau nikah? Pertanyaan tersebut selalu terlontar setiap kali bertemu teman satu kampus atau teman sewaktu sekolah di SMA atau SMP. Saya sebenarnya ingin menikah jika melihat umur yang memang pantas untuk menikah. Karena hampir semua teman kuliah dan teman SMA sudah menikah, bahkan teman-temanku yang biasanya selalu kumpul pun sudah menikah, tinggal saya saja yang belum menikah. Tetapi rasanya hal tersebut masih jauh untuk menggapainya.

Menikah memang penting, bahkan dalam agama saya pun hukumnya wajib. Secara mental pun sebenarnya saya sudah siap untuk menikah, tetapi persoalannya tidak semudah itu, bagi saya menikah adalah sekali untuk seumur hidup. Menurut saya (ini pandangan pribadi lho) menikah itu adalah mencoba memahami pasangan seumur hidup kita, memahami apa? adalah memahami semuanya (karakter, kebiasaan, sifat, tingkah laku atau perilaku dan lain-lain) dan ini adalah sangat susah, bahkan jika kita menyimak infotainment yang ditayangkan tiap hari di stasiun televisi hampir setiap hari ada berita artis yang pisah ranjang, pisah rumah dan akhirnya bercerai, yang paling kasihan adalah anak-anak mereka. Bahkan ada artis yang menikah seperti membeli pakaian atau membeli celana dalam.

Saya sebenarnya bukan menentang pernikahan, tetapi saya masih mencari siapakah sebenarnya soulmate saya. Soulmate? Sudah waktunya menikah masih memikirkan soulmate? itulah komentar teman-teman ketika saya ditanya kapan mau menikah? saya bilang aja sedang menunggu soulmate saya, jawaban ini mungkin terdengar klise atau puitis atau juga agak sombong, tapi tidak apa, karena hal ini merupakan sebuah keputusan penting dalam hidup saya dan tidak seorangpun yang berhak memutuskan kecuali saya sendiri.

January 12, 2008 Posted by | cinta | 2 Comments