pandiran

Sekedar Berbagi Informasi

skenario di balik isu Climate Change

Isu Climate Change merupakan isu lingkungan yang paling santer didengungkan bagi kalangan aktivis lingkungan, kampanye hemat energi merupakan kampanye yang selalu dikampanyekan oleh pemerintah, baik itu penghematan BBM, listrik dan energi lainnya. Sebenarnya kita menghemat sebaiknya bukan karena ikut-ikutan ingin aktif berpartisipasi dalam hal mengurangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim tetapi harus dilihat dari aspek ekonomi yaitu cadangan energi kita yang semakin menipis hari demi hari.

Apakah kita tidak boleh mengkampanyekan hidup ramah lingkungan mulai dari diri sendiri? Boleh-boleh saja tetapi yang lebih penting adalah mendorong negara-negara industri (Amerika Serikat) agar turut mengembangkan ekonomi yang rendah karbon dan mendesak negara-negara maju untuk melakukan penghematan konsumsi energi berkali lipat dari pada kita di Indonesia. Inilah namanya keadilan sosial-ekonomi yang sesungguhnya.

Mari kita lihat data; di Amerika Serikat, angka kepemilikan mobil adalah satu mobil untuk tiap 2,2 orang. Bandingkan dengan India yang tiap satu mobilnya rata-rata dimiliki oleh 145,9 orang. Dari angka itu, bisa diperkirakan berapa besar ketimpangan konsumsi energi antara negara maju dan negara berkembang, sehingga tak heran bila emisi per kapita negara kaya seperti Amerika Serikat dan Australia mencapai 20,14 dan 20,24 jauh melampaui rata-rata dunia yang hanya 4,37 ton karbon per tahun.

Isu perubahan iklim tidak bisa lepas dari kepentingan ekonomi-politik. Emisi karbon adalah cermin kemajuan (dan dengan derajat tertentu, kemakmuran) suatu bangsa. Mengurangi emisi artinya memperlambat pembangunan ekonomi suatu bangsa. Maka, ketika Amerika berteriak bahwa China membangun tanpa peduli terhadap lingkungan, sesungguhnya itu berarti Amerika menginginkan China tetap miskin.

Fenomena sekarang yang kita lihat adalah euforia cinta lingkungan yang kesannya ikut-ikutan bagi kalangan anak muda, tetapi sudahkah kita menangkap makna sesungguhnya dari fenomena climate change ini….
Disarikan dari berbagai sumber..

May 12, 2008 - Posted by | opini |

2 Comments »

  1. Ekstrim bro…
    Ada jua info tambahan info di:
    http://www.climatecrisis.net/thescience/
    http://www.climatecrisis.net/takeaction/

    Comment by Buaya | May 13, 2008 | Reply

  2. oh gitu yah………. ada juga tamb referensi dari paper http://www.oism.org. “Environmental effect of increased atmospheric Carbon dioxide” bisa jadi bukti nyata statement itu

    Comment by dee | June 14, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: