pandiran

Sekedar Berbagi Informasi

Lumba-lumba Air Tawar Ditemukan di Sesayap

Selasa, 12 Februari 2008 | 12:11 WITA

Jakarta, Kompas – Habitat baru lumba-lumba air tawar atau Orcaella
brevirostis ditemukan di Sungai Sesayap, perbatasan Kabupaten MaPesut Mahakam (foto Yayasan RASI)linau dan
Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Timur, oleh tim survei dari Balai Taman
Nasional Kayan Mentarang. Penemuan ini sangat berarti dari sisi ilmu
pengetahuan karena pesut atau lumba-lumba air tawar yang hampir punah ini
sebelumnya hanya ditemukan di Sungai Mahakam dan Teluk Balikpapan,
Kalimantan Timur.

“Tidak mungkin hewan mamalia air tawar tersebut migrasi dari Sungai Mahakam
ke Sungai Sesayap karena jaraknya ribuan kilometer dan terpisahkan laut,”
kata Kepala Balai Taman Nasional Kayan Mentarang IGNN Sutedja ketika
dihubungi dari Jakarta, Senin (11/2).

Menurut Sutedja, pesut atau lumba-lumba air tawar tersebut ditemukan tim
survei Taman Nasional Kayan Mentarang ketika menyusuri Sungai Sesayap,
Senin. Sekitar pukul 10.11 Wita di sekitar Teluk Sesino terlihat seekor
pesut muda yang muncul ke permukaan air dan langsung direkam kamera video.
Sekitar pukul 16.10 kembali terlihat enam ekor pesut di sekitar perairan
Lubok Langit sehingga dalam sehari teridentifikasi tujuh ekor pesut.

Budi Hartono, penggiat lingkungan dari Matoa Albarits yang ikut melakukan
survei, mengatakan, taksonomi pesut Sungai Sesayap dengan pesut Sungai
Mahakam kemungkinan besar sama. “Klasifikasi dan identifikasi pesut di kedua
habitat yang berbeda tersebut harus dikaji lebih lanjut,” ujarnya.

Meski sering disebut lumba-lumba air tawar, pesut sebenarnya bukan
lumba-lumba. Dari segi bentuknya saja, pesut memiliki bentuk muka lebar,
dahi menonjol, dan tidak memiliki moncong. Selain itu, celah bibir pesut
membentang ke belakang dengan posisi naik mendekati mata. Adapun lumba-lumba
bentuknya “lebih cantik” dengan kepala lonjong, memiliki moncong, dan mulut
membentang pendek ke belakang dengan posisi mendatar.

Jika lumba-lumba perilakunya atraktif, pesut justru sedikit pendiam. Jika
lumba-lumba melaju kencang saat berenang dan sesekali meloncat ke atas
permukaan air, pesut justru sebaliknya. Pesut berenang dengan gerakan yang
sangat kalem. (THY)

February 12, 2008 - Posted by | Berita Borneo

4 Comments »

  1. hai apa kabar.
    salam kenal aja.
    saya kemarin jalan-jalan ke Sesayap tapi belum melihat habitat pesut

    Comment by anny | April 6, 2008 | Reply

  2. kalau memang benar ada habitat lumba-lumba air tawar di sungai sesayap saya harap penelitian yang dilakukan oleh balai taman nasional kayan mentarang diteruskan, kita tahu bahwa spesies tersebut mendekati kepunahan, jadi tunggu apalagi, apa mau tunggu punah dulu baru diteliti. Kalau memang bisa di tangkarkan, kan itu merupakan aset bangsa ini, masak harus orang-orang bule lagi yang meneliti.

    Comment by xson | February 24, 2009 | Reply

  3. bukan masalh tangkar nya boss, dananya dari mana? wong untuk rakyatnya aja ga kebagian, masih banyak yg kelaparan, apalagi buat hewan.he he he he he…piss

    Comment by AAR | March 11, 2010 | Reply

  4. Hai lumba-lumba yang luocu

    Comment by digital80 | May 15, 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: