pandiran

Sekedar Berbagi Informasi

Upaya Konservasi Macan dan Harimau Terlangka

macan2 Dua ekor kucing besar terlangka di dunia dari spesies berbeda ditangkap para peneliti untuk dipelajari sebelum dilepaskan kembali. Para ahli biologi dari berbagai negara yang tergabung dalam tim internasional akan menggunakan informasi yang diperoleh untuk merencanakan upaya konservasi bagi kedua spesies hewan tersebut.

Menggunakan perangkat khusus, mereka berhasil menangkap seekor harimau Siberia jantan (Panthera tigris altaica) dan macan tutul Timur Jauh (Panthera pardus orientalis). Masing-masing ditangkap di wilayah barat daya Primorski Krai di Rusia bagian selatan yang hanya berjarak 32 kilometer dari perbatasan China. Harimau ditangkap lebih dulu baru kemudian macan tiga hari berikutnya.

“Penangkapan ini merupakan tonggak awal usaha mencegah macan Timur Jauh dan harimau Siberia dari kepunahan,” kata Dale Miquelle, direktur Program Masyarakat Konservasi Kehidupan Liar (WCS) Rusia. Jumlah harimau Siberia di alam diperkirakan hanya tinggal 400 ekor, sedangkan macan Timur Jauh hanya 30 ekor saja.

Selain para ilmuwan dari WCS, program ini juga melibatkan ahli biologi dari Institut Biologi Akademi Sains Rusia dan Laboratorium Keanekaragaman Genetika Institut Kesehatan Nasional AS. Mereka akan melakukan sejumlah uji genetika dan medis terhadap kedua spesies kucing besar sebelum dilepaskan kembali ke alam.

Percobaan yang dilakukan antara lain mengukur kapasitas spermanya untuk mengetahui kemampuan reproduksi kedua spesies. Pengujian tersebut juga menjadi dasar untuk mempelajari apakah macan dan harimau terlangka di dunia ini mengalami masalah dengan perkawinan sedarah (inbreeding), yang sering menjadi ancaman bagi populasi hewan yang kecil.

Sampai sekarang belum ada informasi mengenai penyakit atau risiko perkwainan sedarah yang mengancam kedua spesies. Jika benar pekawinan sedarah menjadi masalah, para ilmuwan akan mencoba mengawinkan spesies yang dekat kekerabatannya. Perkawinan ini akan menghasilkan sifat genetika baru di populasi seperti yang terjadi pada macan kumbang Florida (Puma concolor coryi) dengan macan kumbang Texas (Puma concolor stanleyana).

March 17, 2007 - Posted by | Kucing Besar

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: