pandiran

Sekedar Berbagi Informasi

BKSDA Kirim Macan Dahan ke Taman Safari

macan1Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan Rabu (14/3), mengirim seekor macan dahan (Neofelis nebulasa) bernama Cheetah berumur sembilan bulan ke Taman Safari Indonesia II Priggen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Satwa langka berbulu kelabu dan bintik-bintik hitam di tubuhnya ini hasil penyerahan dari pemiliknya, Ny Nina di perumahan Wildan Sari III, Banjarmasin, Kalsel.

Andi Muhammad Kadafi, petugas BKSDA yang diserahi macan tersebut, mengatakan, diketahui adanya pemeliharaan macan dahan yang berasal dari Pangkalanbun, Kabupaten Kotawaringin Barat itu setelah ada laporan dari warga setempat.

“Setelah dilakukan pembicaraan dengan Ibu Nina, akhirnya disepakati hewan tersebut diserahkan ke Taman Safari Indonesia II di Pasuruan,” katanya.
Macan dahan tersebut akan diterbangkan dari Banjarmasin ke Surabaya menggunakan pesawat Lion Air pukul 14.00. Setiba di Surabaya, satwa langka ini langsung dibawa ke Taman Safari.

Menurut Marhan, macan dahan tersebut dipelihara Ny Nina sejak berumur dua bulan. Saat itu ukuran badannya seperti seekor kucing. Sekarang, badannya sudah sebesar kambing dewasa.

Macan tersebut merupakan hadiah ulang tahun dari orangtua Ny Nina. Setiap hari, macan tersebut diberi makan empat ekor ayam rebus. Macan tersebut selama ini tidur satu kamar dengan Ny Nina.

“Sepanjang sembilan bulan dipelihara, macan tersebut tidak pernah mengamuk atau menggigit orang. Kalau lagi nakal dia hanya menggigit bantal,” kata Marhan, yang juga memperlihatkan surat pemeriksaan suntik anti rabies macan tersebut.

Di Kalimantan, macan dahan populasi sudah sangat langka. Selain akibat perburuan dan perdagangan satwa, juga akibat makin terdesak karena kawasan hutannya sudah banyak habis. Saat ini biasanya macan dahan ditangkap selain untuk diambil kulitnya juga untuk dipelihara.

Kepala BKSDA Kalsel, Siswoyo, mengatakan, karena sangat langka, macan dahan di Kalimantan sampai saat ini tidak diketahui populasinya. Satwa ini di hutan bisa bertahan hingga 15 tahun. Hidupnya menyendiri dan banyak dihabiskan di atas pohon.

Sumber : KCM

March 17, 2007 - Posted by | Kucing Besar

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: